The Influence of Training and Mentoring on Rice Farmers’ Productivity in Supporting Food Security in Rambah Muda Village

Authors

  • Tio Wahyu Nugroho Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian, Indonesia Author
  • Arfianti Novita Anwar Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian, Indonesia Author
  • Makmur Makmur Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.0000/ECOTOUR.v2.i2.a41

Keywords:

training, mentoring, farmers’ productivity, agricultural development, food security

Abstract

The agricultural sector plays an essential role in supporting food security and improving rural community welfare in Indonesia. However, agricultural productivity in many rural areas remains relatively low due to limited human resource capacity, inadequate adoption of agricultural technology, and insufficient technical guidance for farmers. This study aims to analyze the influence of training and mentoring on the productivity of rice farmers in Rambah Muda Village, Rambah Hilir District, Rokan Hulu Regency. The research employed a quantitative approach with a causal associative design. The population consisted of 120 farmers, while the sample comprised 50 respondents determined using the Slovin formula with a 10% margin of error. Data were collected through questionnaires using a Likert scale and supported by observation and informal interviews. The data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS software. The results show that training has a positive and significant effect on farmers’ productivity (t = 4.742; p < 0.05), while mentoring also has a positive and significant effect (t = 2.579; p < 0.05). Simultaneously, training and mentoring significantly influence farmers’ productivity (F = 29.874; p < 0.05). The coefficient of determination indicates that 82.9% of farmers’ productivity can be explained by the variables of training and mentoring. These findings suggest that capacity-building programs through structured training and continuous mentoring play a strategic role in improving farmers’ productivity and supporting sustainable food security at the local level (Dessler, 2020; Mardikanto, 2018; FAO, 2021). Therefore, agricultural development policies should emphasize integrated farmer empowerment programs that combine knowledge transfer with field-based mentoring to enhance agricultural productivity and rural welfare.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bambang, I. (2023). Pelatihan pembuatan pupuk organik untuk peningkatan produktivitas petani di Kabupaten Karawang. Sabajaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 45–53.

Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). Pearson Education.

Djojohadikusumo, S. (2019). Teori pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. LP3ES.

FAO. (2021). The state of food security and nutrition in the world 2021. Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Fotina, M., Yosepina, L., & Maria, S. (2023). Pemberdayaan kelompok petani sorgum dalam meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga di Flores Timur. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 3(4), 211–220.

Gaspersz, V. (2018). Manajemen produktivitas total. Gramedia Pustaka Utama.

Hasibuan, M. S. P. (2020). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.

Hayat, M., Sari, D., & Hidayat, R. (2025). Pengaruh pelatihan dan pendampingan intensif terhadap peningkatan keterampilan petani dalam pengelolaan limbah pertanian. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 7(1), 33–41.

Hidayat, R., Suryani, D., & Prakoso, B. A. (2023). Peran pendampingan penyuluh pertanian terhadap peningkatan produktivitas dan kemandirian petani. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 18(2), 145–156.

Hidayat, T., & Lestari, R. (2018). Peran pelatihan dalam meningkatkan kompetensi dan produktivitas petani. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 14(1), 45–53.

Kasogi, H., Nurdin, M., & Wahyudi, A. (2025). Peningkatan produktivitas petani melalui pelatihan dan pendampingan inovasi “padi apung”. Jurnal Panrita Abdi, 9(1), 56–65.

Kurniawan, A. (2022). Pengaruh kualitas pendampingan terhadap kinerja petani hortikultura. Jurnal Ilmu Pertanian Tropika, 9(3), 201–210.

Mangkunegara, A. A. A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.

Mangkuprawira, S. (2018). Manajemen sumber daya manusia strategik. Ghalia Indonesia.

Mardikanto, T. (2018). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. UNS Press.

Maxwell, D. (2019). Measuring food security: Definition and indicators. IFPRI.

Nasution, F. (2018). Efektivitas penyuluhan dan pendampingan terhadap peningkatan produksi petani. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 11(2), 89–98.

Pratama, R. (2021). Intensitas pendampingan dan keberhasilan program pertanian. Jurnal Manajemen Agribisnis, 8(1), 55–64.

Pretty, J. (2021). Sustainable agriculture and food security: Vision and practice. Earthscan.

Putri, A. R., & Nugroho, S. (2021). Pengaruh pelatihan dan pendampingan terhadap produktivitas petani padi. Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(1), 55–66.

Rahman, A., Fauzi, M., & Kurniawan, D. (2022). Pelatihan pertanian dan adopsi teknologi terhadap peningkatan produktivitas petani. Jurnal Ilmu Pertanian, 27(3), 301–312.

Rahmawati, D. (2020). Pengaruh pendampingan penyuluh pertanian terhadap hasil produksi petani. Jurnal Agriekonomika, 9(2), 134–142.

Rivai, V. (2019). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan: Dari teori ke praktik. RajaGrafindo Persada.

Ronaldo, S., Rahman, D., & Sultani, M. (2025). Manajemen pelatihan partisipatif dalam meningkatkan kompetensi petani dan kolaborasi agribisnis. Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 2(1), 12–23.

Saputra, I. (2023). Analisis pengaruh pelatihan dan pendampingan terhadap produktivitas petani. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 12(1), 23–33.

Simatupang, P. (2020). Ketahanan pangan nasional dan tantangan globalisasi. Pusat Analisis Sosial Ekonomi Pertanian.

Sinungan, M. (2020). Produktivitas: Apa dan bagaimana. Bumi Aksara.

Siregar, H. M., & Lubis, R. (2021). Pengaruh pelatihan sumber daya manusia terhadap produktivitas petani. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 16(2), 89–98.

Siregar, M. (2019). Pengaruh pelatihan teknis terhadap produktivitas petani padi. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 6(2), 78–86.

Soekartawi. (2018). Prinsip dasar ekonomi pertanian: Teori dan aplikasi. RajaGrafindo Persada.

Soetrisno, L. (2020). Ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Kanisius.

Subejo. (2019). Pemberdayaan petani dan penyuluhan pertanian. Gadjah Mada University Press.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Susanto, E., Wibowo, A., & Lestari, P. (2022). Produktivitas usaha tani dan dampaknya terhadap pendapatan petani. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 6(4), 1123–1134.

Wahyuni, S., & Pratama, R. A. (2020). Efektivitas pendampingan pertanian dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas petani. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 134–143.

Wulandari, S., & Putra, E. (2020). Pelatihan berbasis kebutuhan petani dan dampaknya terhadap produktivitas. Jurnal Pembangunan Pertanian, 15(3), 167–175.

Yuliana, L. (2017). Peningkatan kemampuan manajerial petani melalui pelatihan pertanian. Jurnal Agrisep, 16(1), 41–50.

Downloads

Published

2026-06-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

The Influence of Training and Mentoring on Rice Farmers’ Productivity in Supporting Food Security in Rambah Muda Village. (2026). Journal of Economic, Management and Tourism Research, 2(2), 1-13. https://doi.org/10.0000/ECOTOUR.v2.i2.a41